
Pandeglang, (07/07/2025) – Seusai acara pelepasan akbar mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba), Kelompok 41 secara resmi diserahkan dan diterima di lokasi penugasan mereka di Desa Mekarsari, Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten. Serah terima ini dilakukan oleh Dosen Pendamping Lapangan (DPL), Ir. Dedy Khaerudin, ST., MT., dan disambut hangat oleh aparat desa setempat. Acara ini juga dihadiri langsung oleh Kepala Desa Mekarsari, Bapak Junaedi, yang menyampaikan rasa syukur dan sambutan antusias atas kehadiran para mahasiswa.
Tahun 2025 menjadi momen penting bagi ribuan mahasiswa Universitas Bina Bangsa yang secara serentak menjalankan pengabdian kepada masyarakat melalui program KKM. Kegiatan ini menjadi bukti nyata kesiapan para mahasiswa dalam menerapkan ilmu serta beradaptasi langsung dengan masyarakat dan lingkungan sebelum menuntaskan pendidikan Strata 1 mereka.
Rektor Universitas Bina Bangsa, Prof. Dr. H. Furtasan Ali Yusuf, S.E., S.Kom., M.M., dalam sambutannya saat pelepasan menegaskan bahwa KKM adalah bentuk nyata dari transformasi pembelajaran dari teori ke praktik. “KKM adalah laboratorium hidup, di mana Anda belajar mendengar, berempati, dan berkontribusi dengan hati,” ujarnya. Beliau juga menekankan pentingnya menjaga etika, sopan santun, dan standar moral dalam setiap interaksi dengan masyarakat.

Dengan mengusung tema “Kolaborasi untuk Pembangunan Berkelanjutan”, KKM 2025 dirancang untuk mendorong mahasiswa agar aktif terlibat dalam pembangunan masyarakat melalui kegiatan konkret di berbagai sektor. Beberapa program unggulan yang akan dijalankan Kelompok 41 di Desa Mekarsari meliputi:
- Pendidikan: Pendampingan belajar digital dan peningkatan literasi untuk anak-anak desa, guna menumbuhkan minat belajar dan adaptasi terhadap perkembangan teknologi.
- Kesehatan: Penyuluhan pola hidup bersih dan sehat (PHBS), serta pemeriksaan kesehatan dasar untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat.
- Ekonomi Kreatif: Pelatihan kewirausahaan dan pengembangan UMKM berbasis potensi lokal, seperti kerajinan tangan, makanan khas desa, serta digitalisasi usaha kecil.
- Lingkungan: Kampanye pengelolaan sampah, penghijauan, dan pelestarian lingkungan berkelanjutan melalui edukasi dan aksi nyata bersama warga.
Kelompok 41 juga mengusung slogan khas mereka, yaitu “Mengakar dalam Hati dan Mengabdi Hebat”, yang menggambarkan semangat tinggi para mahasiswa dalam mengabdi dan membaur dengan masyarakat. Slogan ini bukan hanya sekadar kata-kata, tetapi menjadi penyemangat agar seluruh anggota kelompok menjalankan program kerja dengan semangat gotong royong, empati, dan keinginan untuk belajar langsung dari kehidupan sosial di luar kampus.
Dengan diterimanya secara resmi mahasiswa KKM di Desa Mekarsari, diharapkan sinergi antara mahasiswa dan warga dapat berjalan harmonis serta memberikan dampak positif yang berkelanjutan. Melalui kolaborasi ini, mahasiswa tidak hanya memenuhi kewajiban akademik, tetapi juga mengasah kepekaan sosial dan kemampuan kepemimpinan yang akan berguna di masa depan. (Raya) #Red.ESC_NEWS-2025