
Serang, 17/07/2024 – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 23 Universitas Bina Bangsa kembali melaksanakan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Cisait, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Bertempat di Balai Desa Cisait, kegiatan bertajuk “Pembinaan PKK Desa Cisait 2024” ini berlangsung dengan penuh semangat dan antusiasme.
Acara tersebut dihadiri oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Bapak Mohamad Husni, SE., M.Ak., Ketua PKK Desa Cisait Ibu Yeti Nurhayati Ajurum, serta perwakilan dari Kelompok KKM 23 yang terdiri dari Salma, Nurlelah, Desta Melani Amalia, Siti Salma Nur Izati, dan Winarti. Perwakilan dari kelompok tersebut yang memberikan sambutan adalah Saudari Salma.
Dalam sambutannya, Bapak Mohamad Husni menyampaikan pentingnya kegiatan pembinaan PKK dalam mendukung program-program pemberdayaan masyarakat. “Kami berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu-ibu PKK, sehingga mereka dapat lebih berperan aktif dalam pembangunan desa. Mahasiswa kami siap untuk berbagi ilmu dan pengalaman yang mereka miliki,” ujar Bapak Husni.
Ibu Yeti Nurhayati Ajurum, selaku Ketua PKK Desa Cisait, menyambut baik kehadiran mahasiswa KKM dan mengapresiasi inisiatif mereka dalam menyelenggarakan kegiatan ini. “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa KKM 23 atas dedikasinya. Semoga melalui pembinaan ini, ibu-ibu PKK dapat lebih berdaya dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Desa Cisait,” ungkap Ibu Yeti.
Saudari Nurlelah, sebagai perwakilan dari Kelompok KKM 23, menyampaikan bahwa kegiatan pembinaan ini merupakan bagian dari upaya mereka untuk mendukung pemberdayaan perempuan di desa. “Kami berharap dapat memberikan manfaat yang sebesar-besarnya melalui kegiatan ini. Kami juga siap untuk mendengarkan dan belajar dari pengalaman ibu-ibu PKK,” kata Nurlelah.
Kegiatan pembinaan ini meliputi berbagai sesi, antara lain pelatihan keterampilan usaha kecil, penyuluhan kesehatan keluarga, dan pengenalan teknologi sederhana yang dapat digunakan dalam kegiatan sehari-hari. Dalam sesi pelatihan keterampilan, ibu-ibu PKK diajarkan cara membuat produk olahan pangan yang bernilai jual tinggi, seperti kue kering dan minuman sehat.
Sementara itu, pada sesi penyuluhan kesehatan keluarga, mahasiswa KKM memberikan informasi mengenai pentingnya pola makan sehat, kebersihan lingkungan, dan cara-cara pencegahan penyakit. Materi ini disampaikan dengan cara yang menarik dan interaktif, sehingga mudah dipahami oleh para peserta.
Pada sesi pengenalan teknologi, ibu-ibu PKK diperkenalkan dengan berbagai alat sederhana yang dapat membantu mereka dalam menjalankan usaha rumahan, seperti mesin pengemas makanan dan alat pembuat minuman. Para peserta terlihat antusias dan aktif bertanya selama sesi berlangsung.
Acara diakhiri dengan diskusi terbuka antara mahasiswa KKM dan ibu-ibu PKK. Diskusi ini membahas berbagai permasalahan yang dihadapi oleh ibu-ibu PKK dalam menjalankan program-program mereka, serta mencari solusi bersama. Melalui diskusi ini, diharapkan terjalin komunikasi yang baik dan saling memahami antara mahasiswa dan masyarakat desa. Kegiatan “Pembinaan PKK Desa Cisait 2024” ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi pemberdayaan masyarakat, khususnya kaum perempuan di Desa Cisait. Dengan kerjasama yang baik antara mahasiswa, perangkat desa, dan masyarakat, Desa Cisait diharapkan dapat semakin maju dan sejahtera. #Red. ESC.News_2024