KKM 16 UNIBA di Desa Sindang Mandi Kembangkan Alat Ceplis untuk Optimalkan Proses Produksi

Serang, (20/082024) – Dalam upaya meningkatkan efisiensi dan produktivitas di sektor produksi lokal, Kelompok Kerja Mahasiswa (KKM) 16 dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) telah menginisiasi sebuah proyek inovatif di Desa Sindang Mandi. Proyek ini berfokus pada pengembangan alat ceplis yang dirancang untuk mempermudah dan mempercepat proses produksi di desa tersebut.

Alat ceplis merupakan sebuah inovasi yang bertujuan untuk mengoptimalkan proses pembuatan produk-produk lokal yang sebelumnya dilakukan secara manual. Dengan adanya alat ini, diharapkan proses produksi dapat menjadi lebih cepat dan efisien, sehingga mampu meningkatkan pendapatan masyarakat setempat.

“Kami melihat bahwa masih banyak proses produksi di desa yang dilakukan secara manual, yang tentunya memakan waktu dan tenaga lebih banyak,” ujar Iim Rohaimudin selaku Ketua KKM 16 UNIBA, Bapak Andi Rahmatullah. “Dengan pengembangan alat ceplis ini, kami berharap dapat membantu masyarakat desa dalam meningkatkan produktivitas mereka.”

Proyek ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis saja, tetapi juga melibatkan masyarakat desa dalam proses pengembangan alat tersebut. Melalui serangkaian workshop dan pelatihan, KKM 16 UNIBA berusaha untuk memastikan bahwa masyarakat desa dapat menggunakan alat ceplis ini dengan baik dan benar.

“Masyarakat desa sangat antusias dengan proyek ini,” tambah Bapak Andi Rahmatullah. “Mereka melihat manfaat langsung dari alat ceplis ini dalam meningkatkan efisiensi kerja mereka. Ini adalah bukti nyata bahwa inovasi teknologi dapat berdampak positif pada kehidupan masyarakat.”

Proyek pengembangan alat ceplis oleh KKM 16 UNIBA di Desa Sindang Mandi merupakan contoh bagaimana pendidikan tinggi dapat berkontribusi secara langsung terhadap pembangunan masyarakat. Melalui kolaborasi antara akademisi dan masyarakat, proyek ini menunjukkan potensi besar dalam mengintegrasikan pengetahuan teoritis dengan praktik nyata untuk menciptakan solusi yang berkelanjutan bagi tantangan-tantangan yang dihadapi oleh masyarakat.

Dengan demikian, proyek ini tidak hanya membawa dampak positif bagi masyarakat Desa Sindang Mandi, tetapi juga menjadi inspirasi bagi universitas dan institusi pendidikan lainnya untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat melalui penelitian dan pengembangan yang berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. #Red.ESC.News

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *