
(Serang, 13/07/2026) – Universitas Bina Bangsa (UNIBA) menggelar acara pelepasan mahasiswa peserta Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 2026 di lingkungan kampus UNIBA, Serang, Banten. Acara ini menandai dimulainya masa pengabdian ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan ke sejumlah desa dampingan di wilayah Provinsi Banten selama periode Juli hingga Agustus 2026. Pelepasan dilakukan secara simbolis oleh pihak kampus melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIBA, selaku penyelenggara program KKM setiap tahunnya. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari kalender akademik UNIBA karena menuntut mahasiswa untuk langsung terjun mempraktikkan ilmu yang telah dipelajari di bangku kuliah ke tengah kehidupan masyarakat desa. Momen pelepasan turut diramaikan dengan sesi foto bersama di halaman gedung LPPM, yang menjadi penanda resmi keberangkatan setiap kelompok ke lokasi masing-masing.
Acara pelepasan berlangsung khidmat dengan mengusung tema besar KKM 2026, yaitu “Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Inovasi Pendidikan, Ekonomi Lokal, Sosial Budaya, Lingkungan, dan Tata Kelola Desa/Kelurahan Menuju Desa/Kelurahan Berdampak.” Tema ini mencerminkan komitmen UNIBA untuk mendorong mahasiswa berkontribusi nyata dalam pembangunan desa secara menyeluruh, mulai dari sektor pendidikan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, hingga tata kelola pemerintahan desa.
Salah satu kelompok yang turut dilepas dalam kesempatan tersebut adalah Kelompok 81, yang akan menjalankan program pengabdian di Desa Parage, Kecamatan Cikulur, Kabupaten Lebak. Kelompok ini beranggotakan sepuluh mahasiswa dari berbagai program studi di UNIBA, yang sebelumnya telah mengikuti serangkaian pembekalan agar siap menghadapi kondisi lapangan. Selama kurang lebih satu setengah bulan, posko Kelompok 81 akan aktif di Desa Parage sejak Juli hingga Agustus 2026. Dalam sesi dokumentasi usai acara pelepasan, para mahasiswa tampak kompak mengenakan jaket almamater sambil membentangkan spanduk bertuliskan identitas kelompok dan lokasi pengabdian mereka. Kekompakan tersebut mencerminkan kesiapan tim dalam menjalankan program selama masa penugasan di desa.
Selama masa pengabdian, Kelompok 81 akan menjalankan sejumlah program kerja yang terbagi ke dalam lima bidang utama, yaitu pendidikan, ekonomi, sosial budaya, lingkungan, dan tata kelola desa. Program-program tersebut disusun berdasarkan hasil observasi awal terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat Desa Parage. Salah satu program unggulan yang akan dijalankan adalah pengembangan teknologi tepat guna berupa lampu jalan bertenaga surya, yang diharapkan dapat membantu penerangan di titik-titik yang masih minim akses listrik. Selain itu, mahasiswa juga akan menyusun berbagai kegiatan pendukung seperti penyuluhan pendidikan, pendampingan UMKM, kegiatan sosial kemasyarakatan, hingga penataan tata kelola administrasi desa.
Dengan dilepasnya para mahasiswa ini, pihak kampus berharap program KKM 2026 dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat desa sekaligus menjadi ajang pembelajaran berharga bagi mahasiswa. Pengalaman langsung di lapangan diyakini mampu mengasah kepekaan sosial, jiwa kepemimpinan, dan kemampuan pemecahan masalah mahasiswa di luar lingkungan kampus. UNIBA juga berharap sinergi yang terjalin antara mahasiswa dan masyarakat desa dapat terus berlanjut meski masa KKM telah usai. Semangat kolaborasi antara akademisi dan masyarakat ini diharapkan mampu mendorong terciptanya desa yang lebih maju dan berdampak, sejalan dengan tema besar yang diusung dalam KKM 2026. Ke depan, hasil dari program-program tersebut diharapkan dapat menjadi contoh nyata kontribusi mahasiswa dalam pembangunan desa di wilayah Banten. (red_ESC.News, 2026)