
Tangerang, (26/07/24) – Acara tahunan Buyut Domba (Buyut Kembang Kalak) yang digelar di Kampung Kelampok kembali memikat perhatian warga dan pengunjung dari berbagai daerah. Acara yang berlangsung meriah ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan keluarga besar, tetapi juga memperkuat ikatan sosial dan budaya di tengah masyarakat. Mahasiswa KKM Kelompok 80 Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang ikut sera dalam memeriahkan acara tahunan Buyut Domba (Buyut Kembang Kalak)
Buyut Domba, yang telah menjadi tradisi turun-temurun, selalu dinantikan oleh warga Desa Kedung. Acara ini diawali dengan acara masak-masak oleh para ibu-ibu dan pemotongan kambing di Desa Kedung, Kampung Kelampok dimulai pada hari Kamis, 25 Juli 2024 dan acara puncaknya dilaksanain pada hari Jumat, 26 Juli 2004 Pukul 19:00-Selesei.
Salah satu momen yang paling dinantikan adalah malam puncak dimana di acara malam puncak buyut domba tersebut dihadiri oleh banyak orang dari Desa Kedung mapun dari luar desa tersebut. Acara Buyut Domba ini mengundang kiyai besar serta diiringi kosidahan oleh para ibu-ibu didesa tersebut.
Acara ini juga mendapat dukungan penuh dari pemerintah setempat. Ketua pelaksanaan yaitu Bapak Moh.Naim menyampaikan bahwa acara seperti Buyut Domba sangat penting dalam menjaga warisan budaya. “Kami akan terus mendukung kegiatan yang mempromosikan dan melestarikan budaya lokal. Acara ini adalah salah satu bentuk nyata dari kekayaan budaya yang dimiliki oleh Kampung Kelampok,” katanya.
Dengan suksesnya penyelenggaraan acara tahun ini, warga Kampung Kelampok, Desa Kedung, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang dan para pengunjung berharap tradisi Buyut Domba akan terus berlangsung dan semakin meriah di tahun-tahun mendatang. Acara ini bukan hanya menjadi perayaan tahunan, tetapi juga simbol kebersamaan dan kekayaan budaya yang patut dijaga dan dilestarikan. #Red.