
Pandeglang, 6 Agustus 2025 – Dalam upaya menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat, Tim KKM 41 Universitas Bina Bangsa (Uniba) mempersembahkan inovasi terbaru mereka “Rocket Stove”. Teknologi ramah lingkungan ini dirancang khusus untuk mengatasi masalah pembakaran sampah non-organik yang selama ini menjadi tantangan bagi masyarakat Desa Mekarsari, Kabupaten Pandeglang, Banten. Rocket Stove hadir sebagai jawaban atas permasalahan polusi udara yang diakibatkan oleh pembakaran sampah terbuka. Dengan teknologi yang sederhana namun efektif, alat ini mampu membakar sampah non-organik dengan emisi asap yang sangat minim dan efisiensi panas yang tinggi. Hasilnya, proses pembakaran menjadi lebih bersih, cepat, dan tentunya lebih aman bagi kesehatan masyarakat. Pembangunan Rocket Stove dilakukan dengan semangat gotong royong antara mahasiswa dan warga setempat. Keterlibatan masyarakat dalam proses ini tidak hanya mempercepat implementasi, tetapi juga menumbuhkan rasa kepemilikan dan kesadaran akan pentingnya pengelolaan sampah yang berkelanjutan.
Ketua Tim KKM 41 mengungkapkan, “Kami ingin memberikan solusi praktis yang dapat diimplementasikan langsung oleh masyarakat. Rocket Stove adalah langkah awal untuk mengubah cara pandang masyarakat terhadap pengelolaan sampah. Rocket Stove bukan hanya sekadar alat untuk membakar sampah. Dengan prinsip efisiensi termal, alat ini juga dapat digunakan untuk keperluan rumah tangga, seperti memasak. Dengan memanfaatkan sampah non-organik yang terpilah, masyarakat tidak hanya mengurangi limbah, tetapi juga mendapatkan sumber energi alternatif. Salah satu warga Desa Mekarsari yang terlibat dalam pembangunan Rocket Stove menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa Uniba. Sekarang kami punya solusi untuk mengatasi sampah plastik yang selama ini menjadi masalah.” Inisiatif ini menjadi contoh nyata bagaimana kolaborasi antara akademisi dan Masyarakat dapat menghasilkan solusi konkret untuk masalah lingkungan.
Peluncuran Rocket Stove diharapkan tidak hanya membantu pengelolaan sampah di Desa Mekarsari, tetapi juga menginspirasi daerah lain untuk mengadopsi teknologi serupa. Ketua Tim KKM 41 menambahkan, “Kami berharap teknologi ini dapat terus berkembang dan dimanfaatkan oleh masyarakat. Kami ingin Rocket Stove menjadi bagian dari gaya hidup ramah lingkungan yang berkelanjutan.”
Tim KKM 41 Universitas Bina Bangsa adalah kelompok mahasiswa dari berbagai jurusan yang berkomitmen untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat. Pada tahun 2025, mereka mengangkat tema “Inovasi Teknologi Tepat Guna untuk Lingkungan Berkelanjutan”, dengan fokus pada pengelolaan sampah dan pemberdayaan masyarakat di Desa Mekarsari, Pandeglang. Dengan peluncuran Rocket Stove, KKM 41 Uniba tidak hanya memberikan solusi untuk masalah sampah, tetapi juga membangun kesadaran akan pentingnya menjaga lingkungan demi masa depan yang lebih baik. #red.Raya