Seminar Agraria Berkelanjutan Warnai Kegiatan KKM Uniba Kelompok 50, 51, dan 52 di Desa Bojen

Foto bersama mahasiswa KKM Uniba Kelompok 50, 51, dan 52 dengan narasumber dan tokoh masyarakat

Pandeglang, 29/07/2025 – Kelompok 50, 51, dan 52 Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Universitas Bina Bangsa (Uniba) sukses menggelar seminar bertema “Membangun Masa Depan Agraria yang Berkelanjutan melalui Optimalisasi PTSL secara Strategi, Inovasi, dan Kolaborasi untuk Meningkatkan Efisiensi dan Efektivitas di Era Modern” yang dilaksanakan di Jl. Raya Bojen Sobang Km.1, Desa Bojen, Kecamatan Sobang, Kabupaten Pandeglang.

Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 29 Juli 2025 dan dihadiri oleh berbagai tokoh penting, akademisi, serta masyarakat sekitar. Seminar ini menjadi bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendukung program agraria nasional melalui pendekatan strategis dan inovatif, khususnya dalam pelaksanaan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL).

Foto saat kegiatan seminar berlangsung di Aula Desa Bojen

Acara ini menghadirkan Enjum Jumhana, SH., M.Hum sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, beliau menjelaskan urgensi pembaruan data agraria yang akurat, transparan, serta berbasis kolaborasi lintas sektor untuk menciptakan sistem agraria yang adil dan berkelanjutan.

Ketua Kelompok 50, Ahmad Rizky Pratama menyampaikan, “Seminar ini merupakan bentuk partisipasi kami sebagai mahasiswa untuk memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya dalam meningkatkan pemahaman dan kolaborasi terkait program PTSL yang selama ini masih menghadapi berbagai tantangan di lapangan.”

Kegiatan ini didukung penuh oleh para Dosen Pembimbing Lapangan (DPL): Ade Fauji, S.E., M.M (Kelompok 50), Amat Hidayat, M.Pd (Kelompok 51), dan Ahmad Munawir, S.Kom., M.Kom (Kelompok 52). Mereka hadir langsung dan memberikan arahan serta motivasi kepada para mahasiswa dan peserta yang hadir.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut beberapa tokoh masyarakat dan aparat pemerintahan, seperti Sekretaris Camat Sobang, Topan Sutopo, S.Sos; Brigadir Aan Ibnu Setiadi dari Kepolisian; Kepala Desa Cimanis, Prapto, S.Pd (Kelompok 51); Kepala Desa Bojen, H. Bahrudin, Amd.Kep (Kelompok 50); dan Kepala Desa Teluk Lada, H. Efendi Hidayat (Kelompok 52).

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain Ahmad Rizky Pratama, M. Jalaludin, M. Fauzan Kurniawan, Fikri Satrio Darmo, Jihan Rafifah, Sepianti, Delia Rivanti, Yuli Astuti, Riyanti Angelina, Ratih Kamala Dewi, dan Nayla Kamila Azzahra.

M. Jalaludin, Ketua Kelompok 51, mengungkapkan harapannya, “Kami ingin kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya kolaborasi yang lebih erat antara mahasiswa, aparat desa, dan warga dalam menyukseskan program-program pembangunan, khususnya di bidang pertanahan.”

Sementara itu, Ketua Kelompok 52, M. Fauzan Kurniawan, menambahkan bahwa kegiatan ini juga merupakan ajang untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat tentang pentingnya legalitas kepemilikan tanah dan manfaat jangka panjang dari program PTSL.

Kepala Desa Bojen, H. Bahrudin, Amd.Kep, menyambut baik inisiatif mahasiswa. Ia menyatakan bahwa seminar ini memberikan nilai tambah bagi warga desa yang selama ini belum sepenuhnya memahami pentingnya program PTSL sebagai dasar kepastian hukum dan pembangunan desa.

Selain sesi seminar, kegiatan ini juga diisi dengan diskusi interaktif antara mahasiswa, warga, dan tokoh pemerintahan setempat. Warga pun terlihat antusias mengikuti jalannya acara, menandakan tingginya kepedulian masyarakat terhadap isu agraria dan pengelolaan tanah yang berkeadilan. Acara ditutup dengan sesi foto bersama dan doa bersama sebagai penanda semangat kolaborasi antar elemen dalam membangun desa dan masa depan agraria yang lebih baik.red_ESC.NEWS-2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *