
Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang (13-07-2026) – Sebanyak 40 mahasiswa Universitas Bina Bangsa (UNIBA) Serang dari berbagai program studi dan konsentrasi resmi diterima untuk melaksanakan kegiatan Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Tahun 2026 di Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Mahasiswa tersebut terbagi dalam dua kelompok, yaitu Kelompok KKM 99 yang ditempatkan di Desa Cipaeh dan Kelompok KKM 100 yang ditempatkan di Desa Ranca Gede. Kegiatan KKM akan berlangsung selama kurang lebih 40 hari, mulai 13 Juli hingga 22 Agustus 2026. Sebelumnya peserta KKM UNIBA 2026 dilepas di halaman Kampus A di jln Pakupatan Raya KM.03 No.1B Serang , sejumlah 1980 mahasiswa UNIBA pagi harinya tgl 13 Juli 2026 oleh Bapak Staf Khusus Gubernur Banten Bpk Zaenal Mutaqin SE, M.SE, M.Sc. PH.D dan juga pada tanggal 07 Juli 2026 di diterima juga oleh Sekda Kabupaten Tangerang oleh Sekda Kabupaten Tangerang oleh Bapak Dr. Drs. H. Soma Atmaja, M.Si beserta jajaran pemerintah kab. Tangerang.
Rombongan mahasiswa didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan KKM 99 Desa Cipaeh sekaligus Koordinator Kecamatan Gunung Kaler, Dr. Pramudi Harsono, S.E., M.M. Sementara itu, mahasiswa KKM 100 Desa Ranca Gede didampingi oleh Mochamad Darip, S.Kom., M.Kom., selaku Dosen Pembimbing Lapangan.
Kedatangan peserta KKM Universitas Bina Bangsa diterima langsung oleh Camat Gunung Kaler, Udin, S.Ag., S.IP., M.Si., yang didampingi oleh Sekretaris Kecamatan, unsur aparatur kecamatan, dan staf Kecamatan Gunung Kaler.
Dalam sambutannya, Camat Gunung Kaler menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh mahasiswa dan dosen pembimbing. Ia berharap para mahasiswa dapat menjalankan program pengabdian dengan baik serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat di lokasi KKM.
Camat Gunung Kaler juga berpesan agar mahasiswa mampu menyesuaikan diri dengan kehidupan sosial masyarakat, menghormati norma agama, menjaga sikap dan perilaku, serta menghargai kearifan lokal yang telah berkembang di tengah masyarakat.
“Silakan mengabdi dan menerapkan ilmu yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan. Jagalah norma-norma agama, etika, serta kearifan lokal masyarakat selama melaksanakan kegiatan KKM,” pesan Camat Gunung Kaler.
Setelah diterima di tingkat kecamatan, mahasiswa KKM 99 melanjutkan kegiatan penerimaan di Kantor Desa Cipaeh. Rombongan diterima oleh Kepala Desa Cipaeh, Saripudin, bersama staf dan perangkat desa.
Kepala Desa Cipaeh menyambut baik kehadiran mahasiswa Universitas Bina Bangsa. Menurutnya, keberadaan mahasiswa diharapkan dapat membantu pemerintah desa dalam menjalankan berbagai program pemberdayaan masyarakat, khususnya di bidang pendidikan, ekonomi, sosial, lingkungan, kesehatan, teknologi, dan administrasi pemerintahan desa.
Kepala desa juga mengingatkan mahasiswa agar selalu berkoordinasi dengan pemerintah desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta unsur kelembagaan desa sebelum melaksanakan setiap program kerja.
“Mahasiswa dipersilakan mengabdikan ilmu dan keterampilannya kepada masyarakat. Program yang dilaksanakan hendaknya menyesuaikan dengan kebutuhan desa, tetap menjaga norma agama, dan menghormati adat serta kearifan lokal masyarakat Desa Cipaeh,” tuturnya.

Wujud Pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi
Dr. Pramudi Harsono, S.E., M.M. menjelaskan bahwa KKM merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, terutama dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami teori yang diperoleh di dalam kelas, tetapi juga harus mampu menerapkan pengetahuan, keterampilan, kreativitas, dan inovasinya untuk membantu menyelesaikan berbagai permasalahan yang dihadapi masyarakat.
“KKM menjadi sarana pembelajaran langsung bagi mahasiswa untuk memahami kondisi sosial masyarakat. Mahasiswa diharapkan mampu mengidentifikasi potensi dan permasalahan desa, kemudian menyusun program kerja yang realistis, kolaboratif, serta memberikan dampak positif,” jelasnya.
Program KKM juga diharapkan dapat membangun hubungan yang harmonis antara perguruan tinggi, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, dan masyarakat. Kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pembangunan desa yang partisipatif dan berkelanjutan.
Selama pelaksanaan KKM, mahasiswa akan menyusun dan menjalankan sejumlah program berdasarkan hasil observasi serta pemetaan kebutuhan masyarakat. Program-program tersebut akan dilaksanakan dengan melibatkan pemerintah desa, masyarakat, pelaku usaha, lembaga pendidikan, kelompok pemuda, serta unsur terkait lainnya.
Selain memberikan manfaat kepada masyarakat, kegiatan KKM diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang memiliki kepedulian sosial, kemampuan berkomunikasi, semangat gotong royong, kepemimpinan, tanggung jawab, dan kemampuan memecahkan masalah secara langsung di tengah masyarakat.
Dengan diterimanya mahasiswa KKM 99 dan KKM 100 Universitas Bina Bangsa, diharapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan tertib, aman, dan lancar serta menghasilkan program yang bermanfaat bagi masyarakat Desa Cipaeh dan Desa Ranca Gede, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang. #red. ESC.News_26