
Cipaeh, Gunung Kaler, (26-07-2026), – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 99 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) melaksanakan program kerja bidang lingkungan berupa pembangunan bak sampah permanen di Desa Cipaeh, Kecamatan Gunung Kaler, Kabupaten Tangerang.
Program tersebut dilaksanakan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kondisi lingkungan, terutama untuk mengurangi sampah yang berserakan dan menumpuk di beberapa titik sekitar permukiman masyarakat.
Pembangunan bak sampah dilaksanakan pada minggu kedua kegiatan KKM UNIBA Tahun 2026. Bak sampah dibuat dengan ukuran sekitar 2 meter × 2 meter, menggunakan material bata ringan atau hebel, kemudian diperkuat dengan adukan semen dan dilanjutkan dengan proses plester agar lebih kokoh serta dapat digunakan dalam jangka panjang.
Berangkat dari Kondisi Lingkungan
Program pembangunan bak sampah disusun setelah mahasiswa KKM 99 melakukan observasi lingkungan dan berdiskusi dengan Pemerintah Desa Cipaeh serta masyarakat setempat.
Berdasarkan hasil pengamatan, masih ditemukan sampah rumah tangga yang dibuang atau menumpuk di beberapa tempat karena belum tersedianya fasilitas penampungan sampah yang memadai.
Kondisi tersebut tidak hanya mengurangi keindahan lingkungan, tetapi juga berpotensi menimbulkan bau tidak sedap, mengundang lalat dan serangga, menyumbat saluran air, serta mengganggu kesehatan masyarakat apabila tidak ditangani dengan baik.
Melalui pembangunan bak sampah, mahasiswa berupaya menyediakan tempat penampungan sementara agar sampah tidak lagi dibuang secara sembarangan atau dibiarkan berserakan.
Dilaksanakan secara Gotong Royong
Proses pembangunan bak sampah dilakukan secara bertahap dan melibatkan anggota mahasiswa KKM 99. Kegiatan dimulai dari penentuan lokasi, pengukuran lahan, penyiapan bahan bangunan, penyusunan hebel, pemasangan adukan semen, hingga proses plester.
Pelaksanaan kegiatan juga dilakukan melalui koordinasi dengan Kepala Desa Cipaeh, perangkat desa, ketua RT, tokoh masyarakat, dan warga sekitar. Semangat gotong royong menjadi bagian penting dalam penyelesaian pembangunan fasilitas tersebut.
Mahasiswa KKM 99 berharap bak sampah yang dibangun dapat digunakan secara optimal oleh masyarakat serta dijaga kebersihan dan keberlanjutannya setelah kegiatan KKM berakhir.
Mendorong Kesadaran Masyarakat
Pembangunan bak sampah tidak hanya berorientasi pada penyediaan fasilitas fisik, tetapi juga bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Masyarakat diharapkan dapat membuang sampah pada tempat yang telah disediakan, tidak membuang sampah ke jalan, kebun, selokan, atau area terbuka lainnya.
Pengelolaan sampah yang baik membutuhkan partisipasi seluruh masyarakat. Oleh karena itu, keberadaan bak sampah perlu didukung dengan kebiasaan memilah, mengumpulkan, dan membuang sampah secara tertib.
Dosen Pembimbing Lapangan KKM 99 Desa Cipaeh sekaligus Koordinator Kecamatan Gunung Kaler, Dr. Pramudi Harsono, S.E., M.M., menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan salah satu bentuk implementasi ilmu pengetahuan dan kepedulian sosial mahasiswa dalam membantu mengatasi persoalan lingkungan masyarakat.
Menurutnya, program kerja mahasiswa harus memberikan manfaat nyata dan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lokasi pengabdian.
“Pembangunan bak sampah ini diharapkan dapat membantu mengurangi sampah yang berserakan dan menumpuk. Selain menyediakan fasilitas, mahasiswa juga perlu mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.

Mendukung Lingkungan Desa yang Bersih dan Sehat
Kepala Desa Cipaeh, Saripudin, beserta perangkat desa menyambut baik program pembangunan bak sampah yang dilaksanakan mahasiswa KKM 99 UNIBA.
Keberadaan bak sampah tersebut diharapkan dapat membantu Pemerintah Desa Cipaeh dalam menciptakan lingkungan permukiman yang lebih bersih, sehat, tertib, dan nyaman.
Program pembangunan bak sampah merupakan salah satu bentuk pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa tidak hanya menerapkan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan, tetapi juga belajar memahami persoalan yang dihadapi masyarakat dan memberikan solusi secara langsung.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKM 99 UNIBA mengajak seluruh masyarakat Desa Cipaeh untuk membangun budaya hidup bersih, memperkuat gotong royong, dan menjaga fasilitas yang telah dibangun agar dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.#red.ESC.New_26