
Sekumpulan Mahasiswa yang berasal dari kampus Universitas Bina bangsa melakukan kegiatan kuliah kerja mahasiswa (KKM) Tahun 2022, Salah satunya Kelompok 56 yang bertempat di Ds. Mekarwangi Kec. Saketi Kab.Pandeglang – Banten, pada (21/07). Pelepasan KKM UNIBA 2022 yang diikuti beberapa kelompok termasuk kelompok 56 secara resmi dilepas di Kec. Saketi oleh Bapak Camat dan Wakilnya.
Di Desa Mekarwangi Kec. Saketi terdapat Cagar Alam berupa Batu Gajah Gumarang, yang terletak di Kp. Pamatang kec. Saketi Pandeglang – Banten yang merupakan peninggalan Majapahit yang saat ini masih dalam penelitian oleh Arkeologi dan peneliti sejarah.
Tim Balaputra Salakanagara turun ke area yang diduga sebagi situs cagar alam peninggalan era klasik yang diduga berhubungan dengan peradaban masa salakanagara. Konon kabarnya kawasan cagar alam batu gajah ini, dulunya merupakan tempat beribadah bagi para umat pemeluk agama hindu, karena itu tempat ini dianggap keramat.

Dalam kisah ini diceritakan bahwa didaerah itu ada sebuah kerajaan yang rajanya baru saja mangkat. Sementara penerusnya masih kecil sehingga akhirnya diangkatlah kerabat raja yang mangkat sebagai mangkubumi atau penasehat raja. Sang mangkubumi bernama Gajah Gumarang dan sudah memiliki seorang istri bernama Nyi Randakasih. Sang penerus raja yang masih kecil bernama Nyi Arcamanik.
Waktu perjalananya terjadi hubungan cinta terlarang antara Sang Mangkubumi dengan penerus Raja atau Nyi Arcamanik yang beranjak dewasa disaat bersamaan datang sepupu Nyi Arcamanik dari salang kayana bernama Gajah Barunang yang ingin menikahi Arcamanik dan mengambil alih tahta kerajaan. Barunang yang diceritakan sebagai seorang laksamana atau perwira angkatan laut datang menyerbu kerjaan secara tiba-tiba, begitu lamaranya ditolak sehingga akhirnya membunuh Gajah Gumarang yang baru menjabat sebagai mangku selama 100 hari/sakerti.

Nyi Arcamanik saat itu diceritakan berhasil kabur dan bersembunyi digua karena tak sudi tinggal di istana sebagai istri Barunang. Saat bersembunyi ia selalu bermimpi didatangi leluhurnya dan diperintahkan agar sabar hidup didalam gua. “dalam mimpinya itu Nyi Arcamanik mendengar leluhurnya berkata bahwa Gajah Barunang hanya akan menjabat sebagai raja selama 100 hari atau sakerti. Dan ternyata perkataan leluhur dalam mimpi itu benar lantaran 100 hari kemudian Gajah Barunang tewas mengenaskan setelah ia dan kudanya tertimpa batuan besar dari atas bukit saat sedang berburu. Nah dari kata Sakerti itulah nama kecamatan saketi diduga berasal dari, “ Tutur cakra”
Perkataan cakra itu, ditambahi oleh dewan pembina ybs budi prakoso, yang menyatakan Folklor itulah tim YBS pada oktober 2020 menemukan 2 buah artefak yang diduga peninggalan era-klasik di Kampung Pamatang Ds mekarwangi Kec. Saketi Kab. Pandeglang Provinsi Banten.