
Serang, (15/08/2024) – Mahasiswa KKM 16 dari Universitas Bina Bangsa (UNIBA) turut serta dalam mendukung masyarakat Kampung Jaha, Desa Sindangmandi, Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang, dalam Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2024. Partisipasi mahasiswa ini menjadi bagian penting dari upaya kolaboratif yang dilakukan untuk mempersiapkan desa menghadapi penilaian kompetisi tersebut.
Kehadiran mahasiswa KKM 16 UNIBA terlihat signifikan saat tim juri LKBA datang untuk melakukan penilaian pada Kamis, 15 Agustus 2024. Mahasiswa yang tergabung dalam program Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) ini bersama-sama dengan warga desa berperan aktif dalam menata lingkungan, mengelola sampah, dan menjaga keamanan desa. Penjabat (Pj) Kepala Desa Sindangmandi, Munimi, mengapresiasi keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan ini. “Keterlibatan mahasiswa sangat membantu dalam persiapan kami untuk LKBA. Mereka memberikan kontribusi nyata melalui tenaga dan pemikiran dalam berbagai aspek, termasuk penataan lingkungan dan pengelolaan sampah,” ujarnya.
Salah satu mahasiswa, Iim Rohaimudin, Ketua Kelompok KKM 16 UNIBA di Desa Sindangmandi, menjelaskan bahwa mereka telah bekerja sama dengan warga sejak awal persiapan kompetisi ini. “Kami merasa terpanggil untuk membantu masyarakat di sini, bukan hanya sebagai bagian dari tugas akademik kami, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat. Melalui gotong royong, kami bersama-sama mempercantik desa dan memastikan bahwa lingkungan ini siap dinilai oleh tim juri LKBA,” kata Iim.
Kontribusi mahasiswa tidak hanya berhenti pada penataan fisik desa. Mereka juga membantu dalam pengelolaan tanaman yang telah ada di desa tersebut. Dengan pengetahuan yang mereka miliki, mahasiswa UNIBA membantu menyusun administrasi yang diperlukan dan memberikan saran untuk meningkatkan efisiensi pengelolaan tanaman. “Kami membantu warga dalam mengelola tanaman, mulai dari aspek administratif hingga teknik pengelolaan. Meskipun saat ini pengelolaan masih manual, kami berharap ke depannya bisa lebih modern dan efektif,” tambah Iim.
Mahasiswa juga berperan dalam memperkuat aspek keamanan desa. Bersama warga, mereka mendirikan dan melengkapi Pos Keamanan Lingkungan (Poskamling) yang sesuai dengan kriteria yang ditetapkan untuk LKBA. Jadwal ronda pun disusun dengan melibatkan mahasiswa untuk ikut serta dalam menjaga keamanan desa. “Keamanan adalah hal yang penting, dan kami merasa bangga bisa ikut berkontribusi dalam menjaga ketertiban dan keamanan desa ini,” kata salah satu mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ronda.

Keberlanjutan dari usaha-usaha yang telah dilakukan selama persiapan LKBA juga menjadi fokus perhatian para mahasiswa. Mereka mendorong agar kegiatan seperti gotong royong dan pengelolaan tanaman yang telah dimulai dapat terus dilanjutkan oleh warga desa meskipun kompetisi telah berakhir. “Kami berharap apa yang telah kami mulai bersama warga dapat terus berlanjut dan menjadi kebiasaan baik yang menjaga kebersihan serta kehijauan desa dalam jangka panjang,” ungkap Iim. Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa KKM 16 UNIBA dan warga Desa Sindangmandi, diharapkan desa ini tidak hanya meraih hasil yang baik dalam LKBA 2024, tetapi juga mampu membangun komunitas yang lebih solid dan peduli terhadap lingkungan. Mahasiswa berharap kontribusi mereka dapat memberikan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat Desa Sindangmandi dan menjadi contoh bagi program-program pengabdian masyarakat lainnya. #Red.ESC.News