KKM Kelompok 03 Siap Kolaborasi dengan KWT untuk Hilirisasi Cabai Merah

Foto Bersama dengan Kelompok Wanita Tani (KWT)

Serang, (15/07/2025) – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 03 Universitas Bina Bangsa melakukan kunjungan dan silaturahmi ke Kelompok Wanita Tani (KWT) di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, yang aktif dalam budidaya cabai merah. Kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi untuk program bertajuk “Dari Ladang ke Dapur: Hilirisasi Cabai Merah oleh Kelompok Wanita Tani untuk Pemberdayaan Ekonomi Keluarga.”

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi ekonomi lokal yang dikelola oleh perempuan dan memberikan dukungan pengembangan produk turunan dari hasil pertanian cabai merah, seperti sambal kemasan, olahan cabai kering, atau bumbu siap pakai.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa KKM berdialog langsung dengan anggota KWT, meninjau kebun cabai, serta mendokumentasikan proses panen dan pengolahan hasil tani. Kegiatan ini juga menjadi sarana berbagi ide antara mahasiswa dan petani perempuan untuk memperluas dampak ekonomi dari hasil pertanian rumahan.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain: Fani Yulia, Siti Nurhildayanti, Tia Auliani, Wafiroh, Aniyatul Aqidah, Tawaffaona Ningsih, Ismi Nur Lutfiah, Panji Gunawan, Lesti Mutia, Rosalinda Adna, dan Anisah.

“Kami sangat antusias melihat semangat ibu-ibu Kelompok Wanita Tani dalam mengelola lahan dan memproduksi cabai. Potensinya luar biasa, dan kami siap mendampingi dari sisi pemasaran digital, pengemasan produk, hingga strategi hilirisasi,” ujar Fani Yulia, salah satu mahasiswa KKM Kelompok 03.

Program “Dari Ladang ke Dapur” menjadi bagian dari misi pengabdian KKM 03 di bidang ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya perempuan. Mahasiswa berencana membantu proses branding produk, pelatihan dasar pemasaran digital, serta mendesain kemasan yang lebih menarik untuk memperluas jangkauan pasar.

Kebersamaan di sela-sela kegiatan

Dosen Pembimbing Lapangan, Rani Puspa, S.E., M.M., menyampaikan bahwa keterlibatan mahasiswa dalam penguatan ekonomi keluarga berbasis komunitas seperti ini adalah bentuk nyata pengabdian yang relevan dan berkelanjutan. “Mahasiswa tidak hanya belajar, tapi juga memberdayakan. Kolaborasi seperti ini menjadi jembatan antara pengetahuan akademik dan praktik sosial-ekonomi di masyarakat,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara mahasiswa dan Kelompok Wanita Tani, diharapkan tercipta ekosistem usaha kecil yang kuat dan mandiri, yang mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga serta memperkuat peran perempuan dalam pembangunan desa. #red-2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *