
Sumber : Tim ESC.News
Tim Program Kemitraan Masyarakat (PKM) UNIBA yang terdiri dari 3 (tiga) orang Dosen Tetap Universitas Bina Bangsa yaitu Encep Saefullah (Ketua Tim PKM), Nani Rohaeni dan Tabroni (Anggota Tim PKM) sebagai peraih dana hibah DIPA Direktorat Riset, Teknologi dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemdikbudristek) RI Tahun Anggaran 2022 melaksanakan kegiatan Pelatihan dan Pendampingan kepada para Pelaku UMKM Keripik Pisang Desa Kamurang Kec. Cikande Kab. Serang selama 4 (empat) hari efektif, dimulai dari hari Selasa, 12 Juli 2022 sampai dengan Jum’at, 15 Juli 2022 yang bertempat di Aula Kantor Desa Kamurang. Mitra dalam program ini adalah Pemerintah Desa Kamurang sebagai Mitra Kerjasama dan Pelaku UMKM Keripik Pisang sebagai Mitra Sasaran.

Sumber : Tim ESC.News
Kegiatan ini merupakan salah satu tahapan dari pelaksanaan kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) selama kurang lebih 8 (delapan) bulan, dimulai dari bulan Mei 2022 dan berakhir di bulan Desember 2022. Menurut Ketua Tim PKM Encep Saefullah “Bahwa roadmap kegiatan PKM ini dibagi menjadi 4 (empat) tahap pelaksanaan, yaitu tahap 1 analisis situasi dan kondisi mitra dimana, tim PKM melaksanakan kunjungan ke lapangan dan koordinasi dengan mitra; identifikasi masalah mitra, pengumpulan data dan verifikasi data pelaku UMKM Keripik Pisang, termasuk study literatur yang mendukung terhadap pelaksanaan kegiatan PKM ini, Focus Group Discussion (FGD) dengan mitra untuk jadwal pelaksanaan PKM, dan melakukan sosialisasi PKM ke Mitra. Tahap 2 adalah persiapan dan transfer Teknologi Tepat Guna (TTG), pada tahapan ini kegiatan yang dilakukan oleh tim pengabdi adalah Pembuatan website UMKM Keripik Pisang Desa Kamurang; pembuatan Modul untuk bahan materi pelatihan dan pendampingan, pembuatan mesin pengiris pisang untuk menunjang proses produksi, berikut video tutorial penggunaannya. Selanjutnya tahap 3 yaitu Pelatihan dan Pendampingan, pada tahapan ini pelaksanaannya dibagi menjadi 4 (empat) materi yang menjadi fokus pengabdian yaitu pengelolaan manajemen usaha, pengelolaan keuangan usaha dengan berpedoman pada Pernyataan Standar Akuntansi Keuangan (PSAK), SPP-IRT dan optimasi digital marketing termasuk praktek pengolahan keripik pisang menggunakan mesin pengiris pisang. Terakhir, tahap 4 Evaluasi dan Keberlanjutan Program, pada tahap ini tim pengabdi melakukan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap implementasi kegiatan yang sudah dilakukan dan melakukan penyebaran kuisioner (angket) terhadap mitra dengan target pada mitra berupa; Peningkatan Pengetahuan dan Keterampilan Manajemen Usaha, Keuangan Usaha, Digital Marketing dan penggunaan mesin pengiris pisang sebagai bagian dari transfer Tekonologi Tepat Guna (TTG) minimal 80%. Untuk mengukur target ini tim pengabdi melakukan uji t-Test dari penyebaran kuisioner pertama (pre-test) yaitu sebelum dilakukan pelatihan dan pendampingan dan kuisioner kedua (post-test) yaitu setelah diberikan pelatihan dan pendampingan”. Tutur Ketua Tim PKM (Encep Saefullah)
Kegiatan pelatihan dan pendampingan ini dibuka oleh Ketua LP2M Universitas Bina Bangsa yang diwakili oleh Kepala Bagian PKM Hadi Kurniawanto. Hadir dalam acara pembukaan PKM ini Kepala Desa Kamurang Sarman beserta perangkat Desa, Sekretaris LP2M Jaka Wijaya Kusuma, Kepala Bagian PKM Hadi Kurniawanto, Para pelaku UMKM Desa Kamurang sebanyak 20 orang. Dalam amanatnya, Ketua LP2M menyampaikan bahwa PKM ini merupakan bentuk nyata sinergitas antara Insan Akademik dengan Masyarakat, sebagai bagian dari implementasi Tridharma Perguruan Tinggi. Dengan harapan, memberikan dampak positif bagi masyarakat khusunya mitra sasaran dalam peningkatan pengetahuan dan keterampilannya dalam mengelola usahanya, sehingga dapat meningkatkan perekonomiannya.

Sumber : Tim ESC.News
Kegiatan penutupan dilakukan pada hari Jum’at, 15 Juli 2022 oleh Kepala Desa Kamurang. Dalam sambutannya, Kepala Desa Kamurang mengucapkan banyak terima kasih kepada Universitas Bina Bangsa , khususnya tim PKM yang sudah memberikan ilmu dan pengetahuannya untuk ditransfer ke masyarakat, sehingga masyarakat khususnya para pelaku UMKM lebih meningkat pengetahuannya, lebih terampil dalam mengelola usahanya. Terakhir, secara simbolis dilakukan penyerahan Mesin Pengiris Pisang sebagai bentuk hibah dari tim PKM ke mitra untuk digunakan oleh pelaku UMKM Keripik Pisang Desa Kamurang.

Sumber : Tim ESC.News
#red. ESC.News