Mahasiswa KKM 03 UNIBA Sosialisasikan Digitalisasi UMKM kepada Ibu-Ibu Majelis Taklim Darussalam Dalung

Serang, 1 Agustus 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 03 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) terus berperan aktif dalam mendukung pemberdayaan ekonomi masyarakat. Kali ini, mahasiswa KKM 03 menggelar Sosialisasi Digitalisasi UMKM bagi ibu-ibu Majelis Taklim Darussalam di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang, pada Kamis (1/8).

Majelis Taklim Darussalam, yang anggotanya juga tergabung dalam Kelompok Wanita Tani (KWT) Cabai Merah, selama ini aktif mengelola usaha mikro berbasis produk olahan rumah tangga, seperti keripik terong dan keripik singkong. Produk ini telah dipasarkan secara sederhana dari mulut ke mulut, namun masih belum optimal dalam memanfaatkan platform digital.

Melalui sosialisasi ini, mahasiswa KKM 03 memperkenalkan pentingnya digitalisasi UMKM sebagai langkah strategis untuk memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal di era digital.

Materi yang disampaikan meliputi:

  1. Pengenalan Platform Digital — media sosial (Instagram, Facebook) dan marketplace (Shopee, Tokopedia) sebagai etalase online.

  2. Strategi Promosi Digital — teknik membuat foto produk yang menarik, penulisan caption yang persuasif, serta tips memaksimalkan promosi gratis di media sosial.

  3. Branding Produk Lokal — membangun identitas produk keripik terong dan singkong agar memiliki ciri khas yang mudah diingat konsumen.

  4. Simulasi Membuat Etalase Digital — praktik langsung membuat akun bisnis dan mendesain tampilan etalase online sederhana.

Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, terutama saat diajak praktik membuat konten promosi menggunakan ponsel masing-masing.

“Selama ini kami hanya jual ke tetangga, belum paham cara promosi di media sosial. Dengan pelatihan ini, kami jadi semangat untuk coba jualan online,” ujar salah satu anggota Majelis Taklim Darussalam.

Panji Gunawan, Ketua KKM Kelompok 03, menegaskan bahwa kegiatan ini dirancang agar ibu-ibu pelaku usaha kecil dapat memanfaatkan teknologi digital secara mandiri.

“Kami ingin produk lokal seperti keripik terong dan singkong ini bisa dikenal lebih luas. Digitalisasi UMKM adalah kunci agar usaha kecil tetap bertahan dan berkembang,” ucap Panji.

Rani Puspa, S.E., M.M., Dosen Pembimbing Lapangan, menambahkan bahwa sinergi antara mahasiswa dan masyarakat sangat diperlukan untuk mempercepat adaptasi pelaku UMKM terhadap perkembangan zaman.

“Melalui program ini, mahasiswa tidak hanya belajar, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi kemajuan UMKM. Masyarakat butuh pendampingan agar produk lokal bisa naik kelas di era digital,” jelas Bu Rani.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain:

Panji Gunawan, Najibulloh, Siti Hildayanti, Rosalinda Adna, Aniyatul Aqidah, Tia Auliani, Tawaffaona Ningsih, Fani Yulia, Anisah, Lesti Mutia, Wafiroh, dan Raden Rivanda.

Kegiatan ini ditutup dengan sesi tanya jawab dan konsultasi langsung terkait kendala pemasaran digital yang dihadapi pelaku UMKM. Mahasiswa KKM 03 berkomitmen untuk terus mendampingi proses digitalisasi UMKM ini hingga masa pengabdian selesai. #Red.2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *