Mahasiswa KKM 03 UNIBA Sosialisasikan Teknologi Tepat Guna Pertanian kepada Kelompok Wanita Tani Cabai Merah

Serang, 31 Juli 2025 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 03 Universitas Bina Bangsa (UNIBA) terus berinovasi dalam menghadirkan solusi berbasis kebutuhan masyarakat. Kali ini, mereka menggelar Sosialisasi Teknologi Tepat Guna di Bidang Pertanian kepada Kelompok Wanita Tani (KWT) Cabai Merah di Kelurahan Dalung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang.

Program sosialisasi ini fokus pada dua inovasi sederhana namun berdampak, yakni pembuatan alat penyiram tanaman otomatis sederhana dan produksi eco-enzyme dari limbah organik rumah tangga. Kedua teknologi ini dirancang untuk membantu para petani perempuan dalam meningkatkan efisiensi perawatan tanaman sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Pada sesi pertama, mahasiswa KKM 03 memperkenalkan teknik penyiraman otomatis berbasis gravitasi, yang memanfaatkan botol plastik bekas dan selang kecil sebagai saluran air menuju akar tanaman. Sistem ini sangat efektif digunakan untuk lahan kecil agar petani tidak perlu menyiram secara manual setiap hari.

Sesi kedua diisi dengan praktik pembuatan eco-enzyme, yakni cairan serbaguna hasil fermentasi limbah organik (kulit buah dan sayur) yang dapat dimanfaatkan sebagai pupuk cair, pestisida alami, hingga pembersih lingkungan. Proses pembuatannya sederhana, hanya membutuhkan wadah tertutup, air, gula, dan bahan organik.

Para anggota KWT menyambut antusias sosialisasi ini. Mereka terlibat aktif dalam praktik dan berdiskusi tentang manfaat serta cara pemeliharaan teknologi tersebut.

“Teknologi ini sederhana, tetapi sangat membantu kami yang sehari-hari mengurus tanaman. Penyiraman lebih efisien, dan limbah dapur bisa diubah jadi pupuk alami,” ujar salah satu anggota KWT.

Panji Gunawan, Ketua KKM Kelompok 03, menjelaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya mahasiswa mendukung kemandirian dan produktivitas petani perempuan di tingkat rumah tangga.

“Kami ingin teknologi tepat guna ini benar-benar dimanfaatkan, tidak hanya berhenti di sosialisasi. Oleh karena itu, kami bantu juga penerapannya di lapangan,” jelas Panji.

Dosen Pembimbing Lapangan, Rani Puspa, S.E., M.M., mengapresiasi kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa dan KWT. Ia menekankan pentingnya edukasi teknologi sederhana yang dapat langsung diaplikasikan dan berdampak pada keberlanjutan usaha tani.

“Teknologi tepat guna harus menjadi solusi nyata bagi masyarakat. Mahasiswa hadir untuk memastikan teknologi ini bisa langsung diterapkan dan memberi manfaat jangka panjang,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, alat penyiram tanaman otomatis dan eco-enzyme hasil produksi bersama telah mulai diaplikasikan secara langsung di lahan KWT sejak 2 Agustus 2025. Mahasiswa KKM 03 juga akan terus mendampingi proses monitoring hasil penggunaan teknologi tersebut hingga masa KKM berakhir.

Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan ini antara lain:

Panji Gunawan, Najibulloh, Siti Hildayanti, Rosalinda Adna, Aniyatul Aqidah, Tia Auliani, Tawaffaona Ningsih, Fani Yulia, Anisah, Lesti Mutia, Wafiroh, dan Raden Rivanda.

Program ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi kerja petani, mengurangi limbah rumah tangga, dan mendukung pertanian ramah lingkungan di wilayah Kelurahan Dalung. #red.2025

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *