
Ciputri, (25 Juli 2026) – Lingkungan sekolah yang sehat, aman, dan nyaman merupakan fondasi penting dalam mendukung proses belajar yang optimal. Berangkat dari pemikiran tersebut, Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 71 Desa Ciputri melaksanakan kegiatan pemasangan poster edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta Anti-Bullying (Stop Bullying) di lingkungan SDN Ciputri pada Sabtu (25/7/2026). Program ini menjadi salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat dalam mendukung penguatan pendidikan karakter dan budaya hidup sehat di lingkungan sekolah dasar. Edukasi disampaikan melalui media visual karena dinilai mampu memberikan pesan yang mudah dipahami, menarik perhatian siswa, serta dapat menjadi pengingat yang dapat dibaca berulang kali dalam aktivitas sehari-hari.

Poster-poster edukatif dipasang pada beberapa titik strategis, khususnya di sekitar ruang Kelas 3A dan koridor sekolah yang menjadi jalur utama mobilitas siswa. Penempatan pada posisi yang sejajar dengan tinggi pandangan anak-anak (eye-level) dilakukan agar informasi yang disampaikan lebih mudah dibaca dan dipahami oleh peserta didik. Beberapa siswa tampak mendiskusikan isi poster bersama teman-temannya, sementara guru memberikan apresiasi terhadap inisiatif mahasiswa dalam menghadirkan media edukasi yang sederhana namun memiliki nilai pembelajaran yang berkelanjutan.
Kehadiran media tersebut diharapkan dapat membentuk kebiasaan positif, meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga kebersihan, serta menumbuhkan budaya saling menghargai sehingga potensi terjadinya perundungan di lingkungan sekolah dapat diminimalkan. Ketua Kelompok KKM 71 menyampaikan bahwa edukasi melalui media visual dipilih karena memiliki efektivitas jangka panjang. Poster yang terpasang dapat terus dimanfaatkan oleh sekolah sebagai media pembelajaran nonformal tanpa harus bergantung pada kegiatan sosialisasi yang bersifat sesaat. Tingginya perhatian peserta didik terhadap isi poster menunjukkan bahwa media visual dapat menjadi alternatif edukasi yang efektif dalam mendukung pembentukan karakter, peningkatan kesadaran hidup sehat, dan penciptaan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, serta bebas dari perundungan. (red_ESC.News-Raya)